Kampar (frasametafora.com) – Anak kemenakan persukuan mandeliong menyambangi Rektor Universitas Pahlawan (UP) Prof. Dr. Amir Luthfi yang juga selaku Dt. Bandaro Sati sebagai pucuk adat mandeliong Kabupaten Kampar. Perwakilan anak kemenakan yang hadir dalam pertemuan dengan Dt. Bandaro Sati, yakni Suhendri yang lebih dikenal dengan nama Hendri Yahya, Andri Nuras, dan Hendri Andria Septian. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh M. Rusdi disambut hangat oleh Dt. Bandaro Sati.
M. Rusdi atas nama anak kemenakan sebelum memulai pembicaraan ingin meminta maaf kepada Dt. Bandaro Sati jika ada perbincangan didalam group ‘Whatsapp’ (Forum Komunikasi Persukuan Mandeliong) ada salah kata atau salah kalimat oleh anak kemenakan yang tergabung didalam group tersebut. _ Pertemuan yang dilaksanakan pagi tadi tepatnya pada hari Selasa, 14 November pukul 10.00 wib, membahas tetentang hak-hak persukuan mandeliong yang ada di Kabupaten Kampar, serta memastikan bangunan Pemerintah Daerah (Pemda) yang dibangun ditanah ulayat mandeliong untuk segera difungsikan, seperti bangunan gedung ‘Mahmud Marzuki’ yang berada di sebelah lapangan Merdeka Bangkinang Kota.
Adapun tujuan utama anak kemenakan Mandeliong menghadap, ingin meminta izin kepada Dt. Bandaro Sati untuk mendirikan suatu organisasi berbadan hukum, tanpa ikut campur terhadap kedatuan namun tetap membantu tugas-tugas kedatuan dalam berbagai hal. Seperti memberikan bantuan hukum kepada anak kemenakan yang membutuhkan, perpanjangan tangan kedatuan untuk hubungan dengan Pemda, menjaga serta mengawal setiap program dan kepentingan persukuan mandeliong, dan hal-hal lain yang diberikan wewenang langsung oleh kedatuan mandeliong.

Di sela-sela pembicaraan Dt. Bandaro Sati menyatakan terimakasih atas partisipasi M. Rusdi dan anak kemenakan lainnya, karena telah bersedia menyediakan waktu dan tenaga untuk memperkuat persukuan mandeliong dengan cara mempersatukan anak kemenakan mandeliong yang selama ini tercerai-berai. Selain itu, Dt. Bandaro Sati sempat menyampaikan impiannya untuk memajukan Kabupaten Kampar melalui peningkatan taraf pendidikan bagi seluruh masyarakat yang hidup di negeri Serambi Mekkah yang kita cintai ini.
Dt. Bandaro Sati siap untuk memberikan beasiswa penuh kepada anak kemenakan persukuan mandeliong yang berprestasi dalam dunia pendidikan untuk kuliah di Universitas Pahlawan sebagai bentuk balas jasa pengorbanan persukuan mandeliong selama ini.
Sebelum mengakhiri pertemuan pagi tadi, Dt. Bandaro santai mengatakan “jen bosan-bosan jonguok datuok kolien go disiko muo (jangan bosan-bosan untuk menjenguk Datuk kalian disini ya),” sambil tersenyum dan bersalaman dengan M. Rusdi.









