Sulit Untuk Dimintai Tanda Tangan Akhirnya Kepala Desa Padang Luas Bersedia Menyelesaikan Administrasi Bantuan Rumah

Kampar (frasametafora.com) – Program bedah rumah yang diberikan mendapatkan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Akan tetapi sangat disayangkan program yang sangat dinanti-nanti oleh masyarakat terkadang memiliki kendala, dikarenakan oleh peran perangkat desa kurang tanggap membantu administrasi yang diperlukan. Sehingga membuat pekerjaan agak terhambat.

Seperti yang dialami oleh Nurbaiti penerima bantuan bedah rumah Desa Padang Luas. Dari keterangan anak kandung Nurbaiti yang bernama Nur Amalia Fitra. Keterangan yang kami dapatkan dari Fitra, mulai sejak awal bantuan diberikan kepada Nurbaiti, pihak Desa selalu menghindar dan mencari-cari alasan ketika pihak penerima bantuan membutuhkan kelengkapan administrasi.

Bahkan Darusman sebagai kepala desa aktif sulit ditemui untuk menandatangani beberapa dokumen yang diperlukan. Darusman berusaha menghindar serta mencari-cari kesalahan untuk membenarkan dirinya. Tidak tanggung-tanggung Darusman menuduh Tenaga Fasilitator dari Dinas Perkim tidak turun kelapangan.

Setelah kami wawancara Hendri Andria Septian sebagai Fasilitator di Desa Padang Luas. Beliau mengatakan, “Saya sudah turun kelapangan. Akan tetapi, saya hanya bertemu dengan Apit yang merupakan salah satu unsur pengurus desa. Jadi, saya minta didampingi oleh pak Apit untuk melakukan survey, serta meminta pak Apit untuk menyelesaikan administrasi di desa,”.

Keterangan ini sejalan dengan yang diutarakan Fitra, “bang Hendri sudah turun sebanyak dua kali, namun saya tidak tau maksud pak kades bilang dia tidak pernah turun. Mungkin bang Hendri saat turun tidak sempat bertemu karena, kesibukan desa. Dan soal penanda tanganan administrasi Alhamdulillah pihak desa telah mau menandatangani berita acara pencairannya. Mungkin saja karena masalah ini telah hangat hingga desa mulai sigap menyelesaikan administrasi yang kami perlukan,” tegas Fitra.

Jadi, kami menyimpulkan bahwa setelah adanya kehebohan dari berbagai pihak, barulah Darusman sebagai kepala desa memerintahkan aparaturnya untuk cepat bergerak menyelesaikan urusan administrasi program bedah rumah Desa Padang Luas. Tentunya hal ini sangat disesali, mengingat kepala desa masih tidak profesional dalam menjalankan amanahnya.

Pos terkait