Kampar (frasametafora.com) – UPT SD Negeri 007 Bangkinang mengadakan kegiatan The Best P5 dan Gelar Karya dan Seni dan Khatam Al-Qur’an di halaman UPT SDN 007 Bangkinang pada Selasa, (04/06/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bangkinang Kota Makmur, dan Pengawas Bina UPT SDN 007 Bangkinang Ahmad Tarmizi, M.Pd dan Darpon, M.Pd, serta semua warga sekolah.
Kegiatan dibuka dengan menerbangkan balon ke udara oleh Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bangkinang Kota, Pengawas Bina UPT SDN 007 Bangkinang, dan Kepala UPT SDN 007 Bangkinang.
“Balon kita terbangkan ke udara pertanda kegiatan P5 ini dimulai,” ujar Kepala UPT SDN 007 Bangkinang Khairuzzuhri, S.Ag., M.Pd.

Pada kegiatan tersebut tampak siswa-siswi UPT SDN 007 Bangkinang memakai pakaian adat daerah di Indonesia seperti pakaian adat dari Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan lain sebagainya.
“Ini sesuai dengan tema kegiatan yaitu Bhineka Tunggal Ika dan Gaya Hidup Berkelanjutan, anak kita memakai pakaian adat daerah di Indonesia yang merupakan representasi dari Bhineka Tunggal Ika itu sendiri,” terang Khairuzzuhri.

Sementara itu, The Best P5 dan Gelar Karya dan Seni yang diadakan UPT SDN 007 Bangkinang ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum merdeka yaitu hasil belajar proyek. Baik proyek individu maupun proyek kelompok. The Best P5 dan Gelar Karya dan Seni ini berupa display hasil belajar siswa selama kurang lebih setahun yaitu dari Agustus 2023 sampai dengan awal Mei 2024. Peserta didik panen hasil belajar dari apa yang telah di ajarkan oleh gurunya. Tentu saja ini menjadi momen yang paling menyenangkan bagi peserta didik, dimana hasil karya anak di lihat, dinilai dan diapresiasi oleh orang lain secara luas.
Kegiatan yang diadakan UPT SDN 007 Bangkinang ini mendapat respon positif dari berbagai pihak karena mengandung inovasi yang dapat dikembangkan di kemudian hari.
“Saya senang dengan adanya kegiatan ini, semoga kedepannya akan ada inovasi lain yang mampu membawa perubahan lebih baik,” ujar Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bangkinang Kota Makmur.
Diakhir kegiatan ditutup dengan pemotongan pita dan foto bersama dengan warga sekolah.
“Berkat kerjasama orang tua, wali murid dan kerjasama baik antar majelis guru dan karyawan kegiatan ini menjadi sukses, semoga kegiatan ini dapat kita adakan kembali pada tahun depan sebagai bentuk implementasi terhadap kurikulum merdeka,” tutup Khairuzzuhri.









