Kampar (Frasametafora.com) _ Kabupaten Kampar hari ini fokus pada peningkatan Pendapatan Daerah (PAD) untuk menunjang keuangan Daerah yang sedang melakukan efisiensi, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat kepada seluruh daerah yang ada di Indonesia. _ pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya dalam segala lini untuk dapat meningkatkan PAD agar dapat menutupi kekurangan pembiayaan yang dibutuhkan daerah.
Melihat kerja keras pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kampar, membuat salah satu pemerhati sosial politik di Kabupaten Kampar, M. Ikhsan SH. angkat bicara. Menurutnya ada langkah yang lebih efektif dan efisien dalam menambah suntikan dana bagi Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD). Yakni dengan cara penertiban aset Pemda Kabupaten Kampar.
“Kita sama-sama tau, banyak aset Pemda yang tidak jelas keberadaannya. Terutama kepemilikan kendaraan bermotor, alat-alat berat, dan juga kepemilikan gedung bangunan beserta tanah produktif maupun non-produktif milik Pemda Kampar. Karena melalui aset-aset tersebut, seharusnya Pemda bisa mendapatkan keuntungan yang nantinya dapat menambah PAD kita _ Akan tetapi, dimana sekarang aset-aset tersebut dan siapa saja yang menguasainya?!”. Jelas M. Ikhsan sambil mempertanyakan. _ Menurutnya, Pemda Kampar harus berani melakukan penertiban terhadap seluruh aset pemda yang dimanfaatkan oleh pribadi maupun kelompok.

Permasalahan aset ini, sudah pernah dibahas oleh DPRD Kabupaten Kampar melalui Panitia Khusus (Pansus) 2024 silam yang diketuai oleh Anshar S.Ag. dari fraksi PPP. Namun, belum ada nya tindak nyata Pemda Kampar hingga saat ini membuat M. Ikhsan geram.
“Masalah ini, telah saya suarakan sejak zaman Bupati Catur Sugeng Susanto kemudian digantikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kamsol, Firdaus, hingga Hambali. _ saat ini Saya meminta kepada Bupati terpilih H. Ahmad Yuzar untuk melakukan penertiban terhadap seluruh aset Pemda tersebut. _ jika Bupati Ahmad Yuzar berhasil melakukan penertiban terhadap semua aset Pemda yang berkeliaran. Maka, Kampar akan diuntungkan. Karena, ada sumber pendapatan baru untuk menunjang PAD Kabupaten Kampar”. Tegas M. Ikhsan dengan nada yang berapi-api.
Kecintaan M. Ikhsan terhadap Kabupaten Kampar terlihat melalui pemikiran-pemikirannya yang menginginkan seluruh kekayaan Pemda Kampar dipergunakan untuk kepentingan daerah. Bukan kepentingan pribadi maupun kelompok. _ saat ini M. Ikhsan masih menunggu itikad baik dari Pemda Kampar untuk memulai investigasi atas permasalahan yang terjadi.
“Saya akan terus bersuara, jika Pemda Kampar tidak menghiraukan soal aset ini. _ tidak adil rasanya bagi masyarakat ketika aset Pemda yang dihasilkan melalui pajak rakyat dipergunakan secara gratis oleh kelompok mana pun yang tidak sepatutnya”. Tutup M. Ikhsan sambil bersalaman untuk mengakhiri wawancara singkat dengan kami awak media.
°Bangkinang Kota, 30 Juli 2026.








