Telan Dana Hingga Rp.4 Miliar Buat Pembangunan Shortcut Kota Bangkinang

Kampar (frasametafora.com) – Penjabat Bupati Kabupaten Kampar, Muhammad Firdaus kembali meninjau program penyelesaian pembangunan Drainase Pengarah (Shortcut) menuju Sungai Kampar seusai membersihkan saluran air atau drainase di Pasar Kota Bangkinang sepanjang 300 meter untuk mengatasi persoalan banjir beberapa waktu lalu.

Pada tinjauan yang dilakukan Jumat (25/8/2023), Firdaus didampingi Kabid Cipta Karya PUPR Kampar Erizal, Kadiskominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Yuricho Efril, Kabag Protokol Setda Kampar Irwan AR dan konsultan pengawas CV Kembar Laksana Konsultan Doli Patumona.

Pembangunan drainase saluran pengarah Kota Bangkinang, menurut Muhammad Firdaus merupakan langkah penting dalam manajemen air perkotaan untuk mengurangi banjir dan memastikan aliran air yang baik.
“Pembangunan drainase saluran pengarah yang efektif dapat membantu melindungi kota Bangkinang dari banjir dan masalah terkait air lainnya, ini juga mempertimbangkan kondisi geografis, curah hujan, dan perkembangan perkotaan di masa depan. Pastikan saluran pengarah mencakup seluruh kota Bangkinang,” pinta Muhammad Firdaus, sembari berpesan agar kegiatan pembangunan ini agar dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah di tetapkan.

Dikatakan Muhammad Firdaus lagi bahwa pembangunan shortcut dilakukan untuk percepatan pengendalian banjir Kota Bangkinang.
“Saluran pengarah ini bertujuan mempercepat aliran air ke hilir Sungai Petai menuju Sungai Kampar yang tadinya melewati sungai lama sepanjang 600 M,” ungkap Firdaus.

Diketahui, langkah kongkrit untuk mengawal program mengatasi banjir di Kota Bangkinang mendapat apresiasi dari warga, kepada Penjabat Bupati Firdaus warga berharap agar fokus membenahi sejumlah persoalan di Kampar salah satunya persoalan banjir di Kota Bangkinang.
“Semoga beliau terus fokus dengan program-program untuk kemajuan Kampar, salah satunya banjir di Kota Bangkinang, karena seperti yang disampaikan Pak Firdaus bahwa Kota Bangkinang adalah wajah Kabupaten Kampar,” ucap Eka, salah seorang warga Jl. A. Rachman Saleh.

Sementara itu, Erizal menyatakan bahwa pembangunan shortcut ini menelan biaya sebesar lebih kurang 4 Miliar rupiah lebih dengan jangka waktu pengerjaan 130 hari kerja yang dimulai pada tanggal 8 Agustus 2023.
“Insya Allah ini akan selesai pada jadwal yang telah ditetapkan,” kata Erizal.

Pos terkait