KAMPAR (frasametafora.com) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau merancang sebuah program kegiatan yang di rasa dapat memberikan manfaat pada Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H yang diberi nama dengan ‘Bangun Kampung’.
Dalam kegiatannya, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) ‘Bangun Kampung’ Universitas Riau bekerja sama dengan pengurus Masjid Al-Falah Desa Salo Timur Kecamatan Salo. Mereka menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H yang bertempat di Masjid Al-Falah Dusun Koto Menanti, Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, (22-28/7/2023) malam.
Kegiatan tersebut bertemakan ‘Semangat Hijrah untuk Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan di Tahun yang Baru’. Rangkaian kegiatan pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram terdiri dari Lomba Azan, Lomba Tahfizh dan Rangking 1 untuk Tingkat SD-SMP/Sederajat.

Ketua Mahasiswa Kukerta Bangun Kampung Universitas Riau Salo Timur, Kurnia Prantara menyampaikan bahwa Mahasiswa Kukerta Universitas Riau membuat rangkaian kegiatan pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram terdiri dari Lomba Azan, Lomba Tahfizh dan Rangking 1 untuk Tingkat SD-SMP/Sederajat.
“Jumlah peserta untuk Lomba Azan sebanyak 15 orang, Lomba Tahfizh sebanyak 21 orang dan Rangking 1 sebanyak 25 orang. Sedangkan hadiah untuk juara 1 mendapatkan uang tunai Rp. 1.000.000,-, piala dan sertifikat. Untuk juara 2 dan 3 mendapatkan hadiah uang tunai, bingkisan menarik, piala dan sertifikat,” ujar Kurnia.
Diketahui, Dewan Juri pada kegiatan tersebut yaitu H. Syukri Toha (Mantan Camat Salo), Alfalatehan (Wakil Ketua Masjid Al Falah Salo Timur), Muhammad Rafiq (Kepala Dusun Koto Menanti), dan Nining (Alumni ICBS Payakumbuh).
Dalam kesempatan itu, pengurus Masjid Al-Falah Salo Timur, Azhari menyampaikan ucapan terimakasih kepada Mahasiswa Kukerta Bangun Kampung Desa Salo Timur Universitas Riau tahun 2023 yang telah melaksanakan kegiatan pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram.
“Senang sekali rasanya anak-anak kita Desa Salo Timur diikutkan kegiatan lomba untuk mendapatkan pengalaman dan pengajaran pada momentum Tahun Baru Islam ini. Dengan adanya kegiatan ini, bisa mewarnai keaktifan dalam konteks kekeluargaan dan keagamaan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Salo, Hendrawan mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk mengenalkan dan melibatkan anak-anak dalam mengenal tahun baru Islam. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa merupakan kegiatan nyata bagaimana anak-anak tersebut bisa mempraktekkan untuk mengumandangkan Azan, mengikuti Lomba Tahfizh dan Rangking 1 agar anak-anak tersebut bisa mendalami dan makin paham ilmu Agama.
“Maka dari itu, semangat yang bisa kita petik dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 Hijriyah adalah semangat hijrah. Hijrah bukanlah sekadar berpindah ke tempat yang satu menuju tempat yang lain. Hijrah juga berarti memantapkan diri, melakukan perbaikan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi baik, dari yang sebelumnya antipati menjadi empati, dari yang sebelumnya acuh tak acuh menjadi peduli. Itulah ciri generasi Islam yang cerdas, yaitu generasi yang bisa memanfaatkan momentum hari besar sebagai landasan pacu untuk menambah bekal akhirat,” jelas Hendrawan.
Sementara, Ketua Panitia Peringatan Tahun Baru Islam Kukerta Bangun Kampung UNRI, Khairan Arif Hawari yang didampingi Amirul Izzat, Irvan Pramudhia, Alya Dwi Juliadarni Ogis, Aqsha Aprilia, Hannah Atila Dalimunthe, Nur Helda, dan Putri Puji Astuti menyampaikan terimakasih kepada pemerintah dan masyarakat Salo Timur yang telah sudi hadir dan ikut membantu mensukseskan pelaksanaan acara ini.
“Secara khusus kami tujukan kepada Kepala Desa Salo Timur Tukiran, tokoh masyarakat Salo Hasan Basri (UJK) merangkap donatur, BPD Salo Timur Kusno, Kadus Koto Menanti M. Rafiq, Ketua RW/RT, serta seluruh pengurus dan jamaah Masjid Al-Falah Salo Timur,” pungkasnya.
Penulis: Ari Dermawan
Editor: Richo Fermando









