Bupati Kampar Ahmad Yuzar Resmi Melantik Arizon Jadi Ketua Baznas Kampar

Kampar (frasametafora.com) – Arizon resmi dilantik sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar periode 2026-2031 oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar di Aula Balai Pendopo Rumah Dinas Bupati Kampar, Rabu (10/06/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh BAZNAS Kampar yang diharapkan mampu memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat serta pengentasan kemiskinan di daerah.

Arizon dilantik bersama empat wakil ketua, yakni Wahid Arbangi sebagai Wakil Ketua I, Abdullah sebagai Wakil Ketua II, Dr. H. Syafruddin sebagai Wakil Ketua III, dan Dr. H. Husni Thamrin sebagai Wakil Ketua IV.

Usai dilantik, Arizon menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa BAZNAS Kampar akan terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan dana umat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal penting untuk mendorong kinerja BAZNAS Kampar ke arah yang lebih baik dalam lima tahun mendatang.

“Kami siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tugas ini bukan hanya tentang menghimpun zakat, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Arizon.

Ia mengatakan, salah satu fokus kepengurusan yang baru adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Langkah tersebut dinilai penting agar potensi zakat di Kabupaten Kampar dapat tergali secara maksimal.

Selain itu, BAZNAS Kampar juga akan memperkuat program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat yang lebih produktif. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi mampu mendorong kemandirian penerima manfaat.

Arizon menilai kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat di Kabupaten Kampar.

“Kami ingin menjadikan BAZNAS sebagai lembaga yang semakin dipercaya masyarakat. Karena itu transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan yang baik akan menjadi prioritas kami dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar berharap kepengurusan BAZNAS yang baru dapat menjalankan amanah dengan integritas tinggi serta mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan zakat.

Menurut Ahmad Yuzar, potensi zakat di Kabupaten Kampar cukup besar dan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Arizon, BAZNAS Kabupaten Kampar diharapkan semakin optimal dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kampar.

Pos terkait