Kampar (frasametafora.com) – Bunda PAUD Provinsi Riau Dra. Hj. Adrias Hariyanto didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali yang juga merupakan Bunda PAUD Kabupaten Kampar sambangi UPT SD Negeri 006 Langgini. Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dalam rangka Transisi PAUD ke SD kelas awal yang menyenangkan, Kamis (11/07/2024).
Dalam kunjungan yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Kampar Hambali, SE, MH, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Kampar H. Aidil, SH, M.Si, Plt. Ketua DWP Kabupaten Kampar T. Yani Ahmad Yuzar, Perwakilan Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Forum PAUD Kabupaten Kampar, Ketua IGTKI Provinsi Riau, Mitra Paud Provinsi Riau dan seluruh Organisasi Mitra PAUD Kabupaten Kampar itu berlangsung meriah sebab kehadirannya disambut oleh siswa-siswi UPT SD Negeri 006 Langgini sambil bernyanyi “selamat datang bunda”.
“Anak-anaknya ramah dan ceria, saya senang lihatnya,” ujar Bunda PAUD Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto.
Sementara itu, Plt. Kepala UPT SD Negeri 006 Langgini Mira Ariyanti, M.Pd mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya bisa dikunjungi langsung oleh Bunda PAUD Provinsi Riau dan Bunda PAUD kabupaten Kampar. “Ini suatu kehormatan buat sekolah kami bisa dikunjungi oleh 2 Bunda PAUD sekaligus, Provinsi dan Kabupaten Kampar, semoga dengan kehadiran Bunda PAUD menjadi motivasi buat sekolah kami,” ungkapnya.


Diketahui, kegiatan ini sebelumnya diawali dengan sarapan bersama yang dilanjutkan dengan melakukan monitoring dan evaluasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dalam rangka Transisi PAUD ke SD kelas awal yang menyenangkan di UPT SD Negeri 006 Langgini dan kemudian dilanjutkan ke TK Pertiwi Bangkinang Kota, dan ditutup dengan kegiatan giat Roadshow Seminar Gerakan Berantas Stunting Demi Generasi Unggul Penerus Bangsa di Kabupaten Kampar bertempat di Balai Bupati.
Dalam bincang singkatnya pada saat sarapan bersama, Pj Bupati Kampar sampaikan apresiasi kepada Bunda PAUD Provinsi Riau dan Bunda PAUD Kabupaten Kampar karena telah bersedia menginisiasi kegiatan ini.
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Kampar akan turut mendukung gerakan berantas stunting ini, karena memiliki tujuan yang sangat mulia yaitu menciptakan generasi emas, generasi sehat dan pintar untuk Kabupaten Kampar,” ucap Hambali.
Dalam sambutan dan pengarahannya Bunda PAUD Provinsi Riau sampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan berkeluarga, memperbaiki pola asuh serta untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan.
“Dilaksakannya kegiatan ini di Kabupaten Kampar, salah satunya karena Kabupaten Kampar merupakan daerah yang ditetapkan sebagai daerah lokus stunting. Dan mengapa sasaran kali ini adalah para pengajar di SD dan TK? Yaitu ingin menciptakan PAUD yang berkualitas yang harus memiliki 4 (empat) elemen yaitu kualitas pembelajaran, kemitraan atau kerjasama dengan orang tua, pemantauan pemenuhan layanan kesehatan, gizi, perlindungan pengasuhan dan kesejahteraan anak atau yang lebih dikenal dengan PAUD HI (Holistik Integratif), serta kepemimpinan dan pengelolaan sumber daya,” demikian dipaparkan Adrias Hariyanto.
Dikesempatan yang sama Bunda PAUD Kabupaten Kampar laporkan kepada Bunda PAUD Provinsi Riau bahwa angka anak balita yang menderita stunting di Kabupaten Kampar sudah mengalami penurunan yang signifikan yakni pada tahun 2022 di 14.5% sekarang telah menduduki angka 7,6%.
“Sebagai Bunda PAUD saya juga ingin menyampaikan bahwa PAUD berkualitas dapat turut membantu dalam mencegah dan menekan terjadinya stunting dengan salah satu metode yaitu dengan mengadakan kegiatan bermain sambil belajar yang mampu memberikan stimulas psikososial dan perkembangan sesuai usia,” demikian dikatakan Ricana.
Bunda PAUD Provinsi Riau bersama Bunda PAUD Kabupaten Kampar sama-sama berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini semua pihak dapat terus menerus bersinergi dalam upaya kesehatan yang optimal sehingga terbentuk generasi unggul dan penerus bangsa.
Sebagaimana dikutip pada laman Diskominfo Kabupaten Kampar, Mariani selaku Kabid PAUD Disdikpora Kabupaten Kampar mengatakan bahwa peserta seminar pada roadshow gerakan berantas stunting ini diikuti oleh 40 orang tenaga pendidik dari kecamatan yang lokus stunting di Kabupaten Kampar, dengan diberi ATK dan uang transportasi sebagai pendukung dalam kegiatan ini.









