Kampar (frasametafora.com) – Isu tentang jatuhnya korban seorang tukang yang bekerja pada kegiatan renovasi Islamic tahun anggaran 2023 menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.
Isu yang katanya masih simpang siur ini, membuat beberapa pihak mencari tau kebenarannya. Namun pada suatu kesempatan ada salah seorang masyarakat yang berinisial AO membenarkan berita tersebut.
“Saya mendapatkan informasi dari salah satu keluarga saya yang merupakan jama’ah tetap Islamic Centre. Bahwa benar adanya jatuh korban di Islamic Centre Bangkinang Kota,” ujar AO kepada awak media.

Beberapa pihak mengendus adanya upaya dari pihak-pihak terkait untuk menyembunyikan masalah ini.
Apa yang sebenarnya terjadi pada Islamic Centre Bangkinang Kota?. Sungguh miris, salah satu icon Kampar yang terdapat rumah ibadah berupa Masjid menjadi fitnah dan perbincangan ditengah masyarakat.
Kampar sebagai negeri Serambi Mekkah nya Provinsi Riau seperti hanya sekedar selogan saja?.
Setelah ini, kami berencana untuk mencari tau kebenaran kasus ini dengan mengkonfirmasikan ke instansi terkait PUPR Kabupaten Kampar serta pihak ketiga yang menjalankan kegiatan tersebut. Telah sejauh mana tanggung jawab pihak-pihak terkait atas kasus tersebut?.
Selain itu, kami pihak media juga ingin mengkonfirmasi pekerjaan jembatan tanjung berulak yang juga mangkrak di tahun 2023 lalu. Jika masalah seperti ini terus-menerus terjadi, maka pembangunan yang dilaksanakan tidak akan terasa secara signifikan fungsinya bagi masyarakat.
Dalam sesi waktu yang sama AO menyampaikan kepada kami awak media bahwa tetap solid membangun Kampar.
“Marilah kita bersama-sama membangun Kampar ini, jangan mendahulukan kepentingan-kepentingan yang akan berdampak buruk pada masyarakat, sehingga membuat hilangnya ‘Trust’ dari masyarakat kepada Pemerintah Daerah,” tegasnya, tepat sebelum mengakhiri pembicaraan hangat disalah satu rumah makan.









