Kampar (frasametafora.com) – Menanggapi polemik yang terjadi di internal Partai Golkar saat ini, membuat Sekretaris MKGR Kabupaten Kampar ikut memberikan suara serta pandangannya melihat keadaan yang bisa dikatakan tidak kondusif pada organisasi yang berlambang pohon beringin tersebut.
Menurut Hendri Andria Septian yang juga termasuk akademisi muda Kampar. Golkar hari ini telah terjadi polarisasi yang diakibatkan oleh kebijakan pimpinan dinilai berkali-kali hanya memberikan keuntungan kepada kelompok tertentu. Kemudian berusaha menyingkirkan setiap individu yang kurang sependapat dengan cara berfikir seorang Repol.
Sebagaimana kita ketahui, diskusi harus intens dilakukan untuk pengembangan serta kemajuan organisasi, bukan malah membatasi argumentasi yang keluar dari pikiran-pikiran para pemikir yang ada di Partai Golkar.

“Sebagai pemimpin, seharusnya memiliki jiwa besar bukan malah menjadi aktor untuk membentuk polarisasi didalam tubuh organisasi yang dipimpinnya. Sehingga menciptakan suatu keadaan yang disebut dengan ‘Distopia’. Tentunya keadaan seperti ini sangat berbahaya bagi PILKADA yang sebentar lagi akan bergulir, baik PILGUB di Provinsi Riau maupun PILBUP di Kabupaten Kampar itu sendiri,” tegas pria yang juga menjadi Dosen di UIN SUSKA Riau tersebut.
Kami juga meminta tanggapannya tentang apa yang baru saja terjadi kemarin, tentang penyegelan kantor Partai Golkar yang dilakukan oleh Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
“Saya rasa tindakan yang dilakukan AMPG kemarin merupakan sikap ksatria untuk memperjuangkan nilai-nilai demokrasi di tubuh Partai Golkar. Namun dibalik itu, kejadian tersebut sangat memprihatinkan bagi keluarga besar Partai Golkar Kampar. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi jika para pemangku kebijakan di Partai Golkar bisa bersikap objektif serta memberikan ruang menyatakan pendapat bagi seluruh kader,” tegasnya.
Saat kami dari awak media menanyakan, sejauh mana gejolak ini akan terjadi. Beliau hanya menjawab dengan senyuman yang penuh makna. Namun, ada satu poin yang dapat kami tangkap dibalik senyumannya. Masalah ini harus diselesaikan dengan jiwa yang besar serta konsolidasi yang bersifat persuasif.
Tepat sebelum kami mengakhiri wawancara menarik pagi menjelang siang ini bersama Hendri Andria Septian selaku Sekretaris MKGR aktif, beliau sempat memberikan closing statement yang sangat menarik. “Saat ini pemimpin Partai Golkar, yakni bang Repol harus mampu menciptakan kohesi dalam tubuh Partai Golkar itu sendiri, jika memang beliau masih ingin pohon beringin ini dapat menjadi tempat berteduh bagi seluruh elemen yang berada dibawah naungan Partai Golkar Kampar,” tutupnya.









