Kampar (frasametafora.com) – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Tinggi Pratama atas nama Hambali, SE., MBA., MH., sebagai Sekda Kampar dengan nomor Surat Keputusan Bupati Kampar Nomor SK.685/BKPSDM/XI/2023 dipimpin oleh Pj Bupati Kampar, Muhammad Firdaus, SE., MM., di aula Balai Bupati Kampar di Jalan Prof. M Yamin, SH Bangkinang akhirnya terlaksana pada Jumat (10/11/2023).
Setelah hampir delapan bulan posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) karena Sekda sebelumnya Drs. H. Yusri, M.Si., dimutasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, pada Rabu (15/3/2023) lalu oleh Pj Bupati Kampar sebelumnya H. Kamsol, terhitung mulai hari ini, Jumat (10/11/2023) negeri berjuluk Negeri Serambi Mekkah Provinsi Riau ini kembali memiliki Sekda definitif yang baru. Hambali, SE., MBA., MH.
Lalu siapakah Hambali? Sebelum dilantik sebagai Sekda Kampar, Hambali merupakan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar yang dilantik pada Maret 2023 lalu.

Hambali merupakan pria kelahiran Pekanbaru, 24 Oktober 1968 atau saat ini berusia 55 tahun. Suami Ricana Djayanti Tarigan dan bapak dari lima orang anak ini menamatkan pendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA) di SMA Negeri 1 Pekanbaru. Sebelumnya ia masuk SMA di SMA Negeri 1 Bangkinang. Namun saat kelas II SMA ia pindah ke Pekanbaru.
Setelah tamat SMA, ia melanjutkan pendidikan formalnya di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Jayabaya. Selanjutnya Hambali menyelesaikan pendidikan S2 di dua universitas. Universitas pertama di luar negeri yakni di University of Western, Australia dengan jurusan Operation Management. Kemudian dalam masa dinasnya ia juga sukses menyelesaikan pendidikan S2 yang kedua di Magister Hukum Universitas Islam Riau.
Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Hambali telah dipercaya di empat jabatan eselon dua dengan bupati yang berbeda. Jabatan tingkat eselon dua yang ia terima adalah sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom dari bulan September 2014 sampai dengan Januari 2017. Selanjutnya ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dari Januari 2017 sampai Maret 2018 yang dilanjutkan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Maret 2018 sampai dengan Mei 2019.
Terakhir, sebelum diangkat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dari Mei 2019 sampai Maret 2023. Karier pria asal Kecamatan Salo ini terbilang lancar dan sukses. Mengawali karier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di saat usia 32 tahun, yakni pada tahun 2000.
Tercatat, ada 11 jabatan dari eselon IV hingga terakhir sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yang ia emban. Ia sukses melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik, meskipun pindah tugas dari satu organisasi perangkat (OPD) daerah yang satu ke OPD lainnya.
Setelah menjalani karier sebagai staf selama enam tahun, jabatan pertama yang ia emban adalah sebagai Kasubbib Diklat BAKD sejak 10 Februari 2004 sampai dengan September 2006.
Setelah itu berturut-turut ia dipercaya sebagai Kasi Operasi dan Pelayanan Hubungan Darat dan Air Dishubpar, September 2006 sampai dengan Februari 2009, Kasi Promosi dan Pemasaran Wisata Dishubpar, Februari 2009 sampai dengan April 2012, Camat Tapung, April 2012 sampai dengan Januari 2014. Kabid Keanekaragaman Pangan BPPKP, Januari 2014 sampai dengan Januari 2014 dan Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Januari 2014 sampai dengan September 2014.
Dari informasi yang dirangkum dari beberapa sumber, terpilihnya Hambali tak terlepas dari beberapa keunggulan dan potensi yang ia miliki dimana Hambali telah memiliki pengalaman kerja sebagai kepala dinas pada beberapa instansi.
Selain itu ia dinilai memiliki jaringan/relasi dengan berbagai pihak, memiliki kemampuan manejerial dan kerja sama tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Satu hal lagi yang telah ia buktikan adalah karena memiliki kemampuan dan keberanian dalam mengambil keputusan dan tindakan serta memiliki kemampuan dalam memahami dan menyelesaikan masalah terkait pekerjaan.









