Kampar (frasametafora.com) – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kampar, Agus Candra, S.IP. berjanji akan melakukan pengecekan langsung ke rumah warga yang anaknya menderita gizi buruk atau stunting. Hal tersebut dinyatakan oleh politisi Partai Golkar itu saat ditemui wartawan di sela Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar tentang Ranperda APBD Kampar 2024 pada Rabu (22/11/2023) lalu.
Kunjungan ke rumah warga penderita gizi buruk ini kata Agus Candra, S.IP. untuk memastikan penanganan stunting yang dilakukan oleh pihak eksekutif sudah berjalan benar dan tepat sasaran.
“Kita pastikan penanganan stunting berjalan benar agar dana besar yang dialokasikan pemerintah tepat sasaran,” ujar Agus Candra, S.IP.
Hal tersebut selaras dengan Penjabat Bupati Kampar, Muhammad Firdaus, SE., MM. yang serius dalam mengejar target menurunkan stunting. Bahkan ia akan menyiapkan sanksi bagi kepala puskesmas (kapus) camat hingga kepala desa yang tak becus atasi stunting di wilayah masing-masing. Ia bahkan tak akan segan segan mencopot mereka yang tak serius bekerja menurunkan angka stunting maupun gizi buruk.

Firdaus menyatakan, angka stunting Kabupaten Kampar pada 2023 ini sebesar 14,5 persen. Ia meminta angkanya bisa ditekan hingga menjadi 8 atau 7 persen saja di 2024.
“Bagi kepala puskemas, camat yang tak becus atasi stunting akan kita beri sansi, demikian juga kepala desa, cuma kepala desa ini karena dia dipilih langsung, nanti kita lihat betul kinerjanya,” ujar Muhammad Firdaus, di sela pelantikan pengurus organisasi perangkat desa Kabupaten Kampar, Selasa (24/10/2023).
Ia juga mengingatkan jajaran di bawah untuk tanggap mengatasi angka kemiskinan ekstrem. Per-Oktober ini di Kampar masih ada sekitar 1002 kepala keluarga miskin ekstrem di Kabupaten Kampar.
Bahkan ia meminta angka kemiskinan ekstrem bisa dihapus hingga ke nol persen. Sebab, Kampar punya sumber daya yang memadai untuk mengatasi masalah itu.
“Kalau bisa angka kemiskinan ekstrem ini nol, kita punya sumber daya yang memadai. Saya titip betul ini ke perangkat dan ke kepala desa. Kalau yang tidak bisa diatasi oleh desa, tolong koordinasikan ke kita,” pinta Firdaus.
Sebelumnya di kesempatan berbeda, Firdaus menegaskan, sebagai putra Kampar, ia punya komitmen yang sangat besar untuk mengatasi berbagai persoalan yang kini membelenggu daerah ini.
“Saya ini orang Kampar, beban dan tanggung jawab saya sebagai orang kampar sangat besar untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat kita,” tegas putra tokoh pendidikan Riau, Almarhumah Hj. Dr. Maimanah Umar itu.
Maka dengan begitu, Agus Candra, S.IP. sebagai Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kampar Fraksi Partai Golkar pada setiap reses yang dilakukannya akan berkunjung ke setiap rumah warga penderita stunting agar hal yang menjadi tujuan pemerintah dapat berjalan maksimal.









