Kampar (frasametafora.com) – Pramuka Teladan Pangkalan UPT SDN 006 Langgini menggelar Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) 4-5 November 2023 di halaman sekolah UPT SDN 006 Langgini. Persami yang diikuti oleh 3 sekolah yakni UPT SDN 006 Langgini, UPT SDN 001 Langgini, dan UPT SDN 004 Langgini itu dibuka langsung oleh Plt. Kepala UPT SDN 006 Langgini, Welni, S.Pd yang menjadi Pembina pada upacara pembukaan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami), Sabtu (4/11/2023).
Dalam sambutannya, Welni mengapresiasi jajaran ketiga sekolah, guru pembina dan guru pendamping atas terlaksananya persami tersebut. Kepada siswa-siswi peserta persami, Welni menyebutkan bahwa kegiatan pramuka adalah bagian awal dari kesuksesan, baik nanti yang akan menjadi guru, polisi, TNI, pegawai kantor dan lain-lain.
“Di dalam kepramukaan diajarkan tentang kedisiplinan, karakter, life skill, mindset yang baik, kemandirian, pribadi yang percaya diri dan berbagai kegiatan yang lain, sehingga menjadi pribadi yang siap dalam segala situasi,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang guru pembina pramuka menyebutkan bahwa, pada persami tersebut diadakan berbagai kegiatan seperti perlombaan PBB, Samapore, Peonering, dan Panorama, kemudian Malam Api Unggun, Pentas Seni, Senam dan Jelajah.

Ada hal yang tak terduga pada kegiatan persami kali ini, yaitu tak terlaksananya kegiatan malam api unggun yang merupakan kegiatan dinanti oleh peserta persami.
“Pada saat kegiatan malam api unggun hendak dilaksanakan, turun hujan yang begitu deras dan itu berlangsung lama sehingga tidak memungkinkan untuk dilaksanakannya kegiatan malam api unggun ini, ada rasa kecewa pada peserta persami ya mau gimana lagi ini faktor alam dan atas kehendak-Nya,” ujar Eri Yandra, salah seorang pembina pramuka UPT SDN 006 Langgini.
Diketahui, kegiatan persami dimulai pada Sabtu pukul 11.00 WIB dan berakhir pada Minggu pukul 14.00 WIB. Hari Minggu pukul 08.00 WIB dilaksanakannya kegiatan jelajah. Pada kegiatan jelajah, peserta persami yang diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5 dan 6 itu berjalan kaki dari halaman sekolah menuju batu hitam bukit cadika. Sesampainya di batu hitam bukit cadika, peserta persami mengadakan berbagai kegiatan hingga pukul 10.30 WIB. Lalu tibalah saatnya peserta persami kembali ke halaman sekolah.
“Peserta persami selesai kegiatan di batu hitam dan akan kembali ke halaman sekolah, cuaca yang begitu panas dan medan yang cukup jauh tak tega rasanya melihat peserta persami kembali dengan berjalan kaki,” ujar Mira Ariyanti, S.Pd, salah seorang guru pendamping kala itu.
Setelah mendapat izin dari Plt. Kepala UPT SDN 006 Langgini, Welni, S.Pd, Mira pun dengan sigapnya menelfon Satpol PP Kampar, dengan maksud meminta bantuan untuk membawa peserta persami menggunakan mobil dalmas milik Satpol PP Kampar tersebut. Tak membutuhkan waktu lama mobil dalmas Satpol PP Kampar pun tiba di batu hitam bukit cadika untuk mengantarkan peserta persami.
“Ini bentuk kepedulian kita juga kepada elemen masyarakat yang membutuhkan bantuan kita, guru nya menelfon ibu Kasat, minta bantuan, setelah itu kita langsung ke batu hitam untuk membawa anak-anak kembali ke sekolah,” ujar salah seorang anggota Satpol PP yang membawa peserta persami kembali ke halaman sekolah.

Peserta persami pun merasa bahagia dan senang menaiki mobil dalmas milik Satpol PP Kampar tersebut.
“Ini pengalaman pertama ku naik mobil pak Satpol PP, rasanya senang banget, terimakasih pak Satpol PP,” ujar salah seorang peserta persami, Alviko.
Penulis: Ari Dermawan
Editor: Richo Fermando









