Kampar (frasametafora.com) — Fasda Perubahan Tanoto Foundation Kabupaten Kampar mengadakan kegiatan pendampingan, sekaligus penutupan workshop pelatihan Mo Manuli Praktik baik di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, Sabtu (7/10/2023).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian terakhir dari kegiatan Mo Manuli yang dimulai sejak 12 Agustus 2023 lalu. Peserta terdiri dari guru-guru SD dan SMP yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kampar.
Dari 20 peserta, 5 diantaranya berhasil mengisi kuota untuk mendapat bantuan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar dalam penerbitan naskahnya hingga lolos ISBN. Naskah peserta lainnya akan tergabung menjadi antologi praktik baik yang akan segera terbit menjadi bacaan yang bermanfaat, khususnya untuk guru-guru di Kabupaten Kampar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, District Coordinator Program Pintar Penggerak Tanoto Foundation, Dede Suhendra, sekaligus menutup secara resmi kegiatan pelatihan menulis praktik baik yang sudah berjalan selama 2 bulan itu.
“Ucapan selamat kepada peserta Mo Manuli yang telah berhasil menyelesaikan menulis praktik baiknya dengan tepat waktu. Harapannya kegiatan ini terus berlanjut sehingga terus memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain,” ungkap Dede dalam kata sambutannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Nenny Litania, S.Pd., dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan kepenulisan akan terus berlanjut sehingga dapat berkembang lebih luas lagi.
“Dengan berakhirnya kegiatan Mo Manuli pada hari ini bukan berarti berakhir pelatihan kepenulisan kita. Mo Manuli akan didaftarkan menjadi Komunitas Belajar di Platform Merdeka Mengajar (PMM), sehingga pelatihan kepenulisan terus dapat dilanjutkan dan berkembang lebih luas lagi,” ujarnya.
Platform Merdeka Mengajar (PMM) sendiri merupakan platform yang dibangun untuk menjadi teman penggerak bagi guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.
Penulis: Ari Dermawan
Editor: Richo Fermando









